2 Pemetik Motor Harus Ditembak Agar Bisa Tertangkap

2 Pemetik Motor Harus Ditembak Agar Bisa Tertangkap : Melarikan diri saat akan disergap, dua pemetik motor tersungkur di tembak Team Khusus Anti Bandit (TEKAB) 308 Polresta Bandar Lampung di jalan Yos Sudarso, Sukaraja, Bandar Lampung.

2 Pemetik Motor Harus Ditembak Agar Bisa Tertangkap

Dalam kondisi pincang, sang tersangka EF ,19, dan sang tersangka YP ,18, warga Jabung, Lampung Timur, dibawa petugas ke Mapolresta Bandar Lampung, Senin (2/9/2017) malam

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol. Harto Agung Cahyono mengatidakan, keduanya terpaksa dilumpuhkan karena berupaya kabur saat akan di tangkap petugas.

“Kita sudah memperingati keduanya untuk menyerah, bahkan kita telah melepaskan tembakan peringatan, namun tidak diindahkan. Tidakut buruan lolos terpaksa petugas menembak kaki keduanya,”kata Harto Agung Cahyono saat ekspose di Mapolresta Bandar Lampung.

Menurutnya, meki pun usdia keduanya masih terbilang muda, namun dari hasil pemeriksaan dan data yang di kumpulkan, selama tiga bulan mereka sudah 10 kali  beraksi di wilayah hukum Polresta Bandar Lampung.

“Jumlah komplotan mereka, ada empat orang. Dua rekannya berinisdial RD dan AD masih di kejar petugas. Selain mengamankan dua sang tersangka tersebut, kita juga telah mengamankan dua penadah motor curdian yakni, HY ,34, dan HF ,23, warga Lampung Timur,”ungkap Harto Agung Cahyono.

Barang bukti yang ddiamankan berupa, satu set kunci leter T, 4 unit motor, sebilah senjata tajam, 1 buah korek api berbentuk senjata api dan satu paket kecil sabu-sabu.

Saat diintrogasi, sang tersangka mengakui perbuatannya. Motor-motor hasil curdian tersebut di jual seharga Rp 2 juta hingga Rp 3,5 juta, kepada penadah di wilayah Lampung. Uang hasil penjualan di bagi dan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari dan foya-foya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, sang tersangka bakal dijerat Pasal 363 KUHP, tentang pencurdian dengan pemberatan ancaman hukuman selama 7 tahun penjara.