Blunder AC Milan Yang Baru Dirasakan Sekarang

      No Comments on Blunder AC Milan Yang Baru Dirasakan Sekarang

Blunder AC Milan Yang Baru Dirasakan Sekarang : Direktur Juventus, Beppe Marotta, menilai AC Milan telah membuat blunder di bursa transfer lalu dan sekarang harus membayar mahal kesalahan mereka.

Blunder AC Milan Yang Baru Dirasakan Sekarang

AC Milan belanja besar-besaran di bursa transfer lalu. Rossoneri mengeluarkan dana 240 juta euro untuk mendatangkan 11 pemain.

Mereka adalah Mateo Musacchio, Ricardo Rodriguez, Andre Silva, Hakan Calhanoglu, Andrea Conti, Antonio Donnarumma, Leonardo Bonucci, Lucas Biglia, Franck Kessie, Fabio Borini dan Nikola Kalinic.

Akan tetapi, Rossoneri justru kini terseok-seok.Terakhir, Milan tumbang 0-2 di tangan Juventus pada lanjutan pertandingan Liga Serie A Italia, Sabtu (28/10/2017). Dalam laga itu, dua gol Bianconeri diborong Gonzalo Higuain.

“Saya pikir antusiasme AC Milan selama musim panas sudah berlebihan. Ketika Anda terlalu banyak mengubah tim, tidak mudah untuk membuat segalanya bersatu,” kata Marotta seperti dilansir Soccerway.

“AC Milan sebenarnya bisa memiliki beberapa poin tambahan lagi, tapi mereka masih bisa bangkit. Ini adalah tim baru dan patut dihormati,” Marotta menambahkan.

Akibat kekalahan dari Juventus, Milan kini terpuruk di peringkat delapan klasemen Serie A dengan 16 poin. Rossoneri sudah tertinggal cukup jauh, yakni 12 angka dari Juventus di singgsana. Posisi Vincenzo Montella sebagai pelatih Milan juga sedang terancam.

CEO AC Milan, Marco Fassone, membantah timnya sedang mengalami krisis keuangan. Menurut Fassone, hal tersebut sama sekali tidak benar.

AC Milan belanja besar-besaran di bursa transfer lalu. Rossoneri mengeluarkan dana 240 juta euro untuk mendatangkan 11 pemain.

Dalam membiayai transfer itu, Milan meminjam uang dari Elliott Management. Uang tersebut harus dicicil kembali beserta bunga selama beberapa tahun ke depan.

Masalahnya, Milan terancam tak lolos ke Liga Champions jika prestasi mereka jeblok musim ini. Itu artinya, Rossoneri takkan memiliki pemasukan besar dari kompetisi paling bergengsi di Eropa tersebut. Namun, krisis ini dibantah Fassone.