BNN Mengamankan Warga Yang Diduga Membuat Ekstasi

BNN Mengamankan Warga Yang Diduga Membuat Ekstasi : Resya Usada, 30, warga Istana Bedali Agung, Lawang, Malang, Jawa Timur, diamankan petugas Badan Narkotika Nasonal (BNN) Provinsi Banten. Dari dalam rumah kontrakannya di Pondok Serut, Kecamatan Serpong Utara, Tangerang Selatan, ditemukan bahan baku pembuat pil ekstasi jenis Methylene dioxymeth amphetamine (MDA).

BNN Mengamankan Warga Yang Diduga Membuat Ekstasi

“Tersangka diduga berniat membuat pil ekstasi dari bahan baku tersebut,” ungkap Kepala BNNP Banten, Brigjen Pol M Nurochman saat konferensi pers di Kantor BNNP Banten di Kota Serang, Jumat (2/2/2018).

Ia menjelaskan penangkapan ini berdasarkan informasi dari Kantor Kanwil BC Jakarta dan Pos Pasar Baru. Pelaku merupakan sindikat internasional melalui jasa ekspedisi pos jalur Belanda-lndonesia tentang pengiriman narkotika.

Kemudian Tim gabungan BNNP Banten bersama BNNK Tangsel melakukan penyelidikan, pemantauan dan control delivery terhadap seorang pria atas nama Reysa Usada yang diduga sebagai penerima paket di Kelurahan PD Kacang Barat, Jalan Garut Barat Gang Roy rumah No.111, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Banten.

“Setelah data observasi lengkap, pada Rabu 31 Januari 2018, Tim BNNP Banten dan BNNK Tangsel meringkus pelaku di Kantor Pos BSD jalan Letnan Sutopo BSD Serpong Tangerang Selatan,” terangnya.

Dari tangan pelaku, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa satu paket Narkotika jenis MDMA (3,4 Methylenedioxymethamphetamine) (Gol. l) seberat bruto kurang lebih 5,8 gram yang dibungkus di dalam amplop surat kiriman yang berasal dari negara Belanda.

“Meskipun hanya kurang lebih 6 gram tapi bahan baku ini bisa menghasilkan kurang lebih 600 butir pil ekstasi. Saat ini kasus ini masih dikembangkan. Pelaku dijerat pasal Pasal 114 Ayat (2) dan atau Ayat 112 Ayat (2) UU 35 Tahun 2009 RI Tentang Narkotika. Saat ini kasus ini masih kami dalami, apakah ia sebagai pengedar atau apa. Tapi yang jelas ia positif pengguna shabu,” ungkapnya.