Kasus Penyelundupan 1,3 Ton Ganja

      No Comments on Kasus Penyelundupan 1,3 Ton Ganja

Kasus Penyelundupan 1,3 Ton Ganja : Gardawan alias Anto (24) tersangka kasus penyelundupan 1,3 ton ganja dari Aceh mengaku kepada keluarga bekerja sebagai sopir ekspedisi lintas provinsi yang terkadang membawa arang. Hal itu terungkap saat jajaran Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat menggeledah tempat tinggal Gardawan di , Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat, (5/1/2018).

Kasus Penyelundupan 1,3 Ton Ganja

“Saya hanya tahu suami bekerja sebagai sopir ekspedisi tapi nggak pernah ngomong apa yang dibawa,” kata Hil (23), istri Gardawan yang menemani proses penggeledahan.

Terakhir, Hil mengaku bertemu dengan sang suami menjelang malam pergantian tahun yang berpamitan hendak bekerja namun tidak pernah lagi ia dengar kabar Gardawan.

“Cuma pamit keluar sebentar. Saya khawatir telpon nggak diangkat SMS nggak dibales, saya takut kenapa-kenapa di jalan,” kata Hillirih sembari mengaku tidak tahu jika suaminya ditangkap Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Barat.

Dalam penggeledahan itu polisi menyita emas dengan total harga Rp 6 juta dan kartu ATM beserta buku tabungan yang nilai transfernya puluhan juta diduga hasil transaksi narkotika. “Hanya itu Pak buku tabungan atas nama saya dari suami. Saya nggak tahu duit darimana itu,” ucap dia.

Saat ditanya petugas, Hil mengaku sempat hamil namun akhirnya keguguran karena kondisi kandungan dirinya lemah.

Hal senada juga disampaikan Tat (47) mertua dari Gardawan, ia tidak tahu pasti pekerjaan menantunya itu. Menurutnya, saat ditanya hanya sebagai sopir ekspedisi mengirim arang dari Aceh ke Jakarta.