Slavia Praha Mengajukan Tuntutan Pidana Atas Dugaan Serangan ‘Brutal’ Terhadap Ondrej Kudela

Sepak Bola

Slavia Praha mengatakan mereka telah mengajukan tuntutan pidana atas tuduhan serangan “brutal” terhadap Ondrej Kudela setelah pertandingan melawan Rangers hari Kamis. Gelandang Rangers Glen Kamara mengklaim dia dilecehkan secara rasial oleh bek tengah internasional Ceko Slavia Kudela menjelang akhir pertandingan leg kedua Liga Europa di Ibrox, yang menyebabkan adegan kemarahan di lapangan dan di terowongan setelah pertandingan. UEFA mengatakan pihaknya “mengetahui insiden yang terjadi di terowongan setelah akhir pertandingan” dan sejak itu mengkonfirmasi pihaknya telah meluncurkan penyelidikan atas peristiwa Kamis malam. Slavia merilis pernyataan pada hari Jumat yang mengatakan reputasi mereka “dicoreng tanpa bukti sama sekali” menyusul tuduhan Kamara.

Kemudian pada hari Jumat, klub Ceko merilis pernyataan lain di mana mereka menuduh Kudela adalah korban dari serangan “yang disiapkan dan disengaja” setelah pertandingan, dan mengonfirmasi bahwa mereka telah mengajukan pengaduan pidana ke Kedutaan Besar Ceko di London, yang mereka katakan akan menyerahkan keluhan klub kepada polisi Skotlandia.

Seorang juru bicara Kepolisian Skotlandia mengatakan pada hari Jumat: “Tidak ada laporan kriminalitas yang dibuat oleh salah satu klub sehubungan dengan pertandingan tadi malam. Polisi Skotlandia telah menghubungi pejabat klub dan meyakinkan mereka bahwa jika tuduhan diterima, itu akan diselidiki secara menyeluruh.”

Slavia menuduh Steven Gerrard termasuk di antara para saksi bersama dengan delegasi UEFA dan anggota staf klub Ceko untuk serangan “yang dilakukan dengan kekuatan penuh dengan niat untuk melukai”.

“SK Slavia Praha mengajukan pengaduan pidana kepada polisi Skotlandia melalui Kedutaan Besar Republik Ceko di London atas penyerangan fisik terhadap pemain Ondrej Kudela,” bunyi pernyataan itu. “Serangan fisik terhadap Ondrej Kudela adalah tindakan yang dipersiapkan dan disengaja termasuk menutupi kamera di lokasi kejadian. Serangan itu brutal dan dilakukan dengan kekuatan penuh dengan maksud untuk melukai dan menyebabkan cedera fisik pada pemain kami. Dalam teks tersebut, nama-nama orang yang menyaksikan insiden itu disebutkan, serta perwakilan SK Slavia Praha, termasuk perwakilan UEFA dan manajer Rangers FC Steven Gerrard.”

Sumber : skysports.com.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *